
Ada beberapa teman yang pernah menyarankan agar aku tidak melakukan pacaran jarak jauh, alias long distance relationship. Karena pacaran jarak jauh sering bikin kita nggak bisa mengenal pasangan kita dengan baik.
Opini ini tentu tidak selalu benar. Karena, di satu sisi, ada sejumlah pasangan yang menempuh jalan ini, akhirnya, menikah dan langgeng sampai tua.
Tapi, saran ini perlu kamu pertimbangkan. Karena, jujur saja, long distance relationship nggak gampang dan menuntut sejumlah hal, seperti…
Kepercayaan
Long distance relationship menuntut kepercayaan 100%. Karena kita nggak bisa “mengawasi” pasangan kita. Kurangnya kepercayaan kepada pasangan akan bikin kamu selalu curiga dan bukannya tidak mungkin berantem terus sama pasanganmu.
So…if you can’t trust 100% your partner, don’t try this at home….
Kejujuran
Long distance relationship rawan dengan kebohongan. Dari hal-hal yang paling kecil sampai hal-hal yang paling besar. Dari masalah “sudah makan ato belum” sampai masalah “pergi sama siapa”.
Gak gampang lho… Karena kita dituntut untuk jujur, apa adanya dan bertanggungjawab terhadap pasangan kita, meski mereka tidak ada di sisi kita setiap saat.
Kesabaran
Long distance relationship menuntut kebesaran hati. Karena, saat kamu butuh dia ada di sisimu, dia ada nun jauh di sana…
Kalo kamu kangen sama dia, kamu hanya bisa denger suaranya via telpon, atau bahkan lebih parah, hanya bisa baca tulisannya via email (karena pacarmu ada di LN).
Apalagi waktu kamu berulang tahun, kemungkinan besar, kamu bakal ngerayain special day without your partner, alias home alone, apalagi berkhayal dia bikin romantic dinner buat kamu. Paling cuma hadiah ato bahkan cuma ucapan selamat yang mampir di rumahmu.
Dan masih ada banyak contoh lainnya.
Jadi, ada baiknya kamu pikirkan, apakah kamu siap dengan hubungan seperti ini…
Biaya yang tidak sedikit
Pasti, dijamin 100%, kantongmu sakit “kangker” (kantong kering).
Kalo biasanya, kamu bisa beli CD kesukaan kamu atau pergi makan sama temen-temenmu, kini, uangnya harus kamu tabung supaya bisa beli pulsa ato pergi ke wartel buat telpon-telponan sama dia.
Tidak jarang, demi mengobati rasa rindu, budget kita tiba-tiba melonjak dan bikin kita keluar uang lebih banyak.
Masih ada banyak lagi pertimbangan yang harus kamu pikirkan. Tapi, kalo kamu mengambil keputusan buat menempuh jalan yang sulit ini, ada beberapa tips buat kamu..
- Kalo bisa 1-2 tahun pertama pacaran jangan long distance dulu, supaya kamu punya waktu buat mengenal dia. Soalnya, kepercayaan bertumbuh melalui pengenalan. Kalo belum kenal, sulit buat kamu percaya sama dia.
- Buat komitmen dengan pacarmu untuk menjaga komunikasi. Supaya proses saling mengenal bisa tetap berjalan dengan baik. Ingatlah pepatah ini: Semakin kenal maka akan semakin sayang.
- Buatlah diari ato catatan keseharianmu (apa yang kamu alami + perasaanmu) supaya percakapanmu, meski singkat, tapi padat berisi.
- Kasih kejutan… Misal, kirim barang kesukaannya, ato datang tiba-tiba (kecuali kalo pasanganmu ada di LN) ke tempatnya.
Karena kejutan akan bikin hubunganmu terasa lebih berwarna. Jangan jarak bikin kalian urung untuk membahagiakan pasanganmu. - Jangan lupa tanggal penting, seperti ultah pasanganmu ‘n his/her family, apalagi tanggal jadian kalian, dan bikin sesuatu yang spesial, supaya pasanganmu tahu kalo kamu peduli sama dia, keluarganya, dan hubungan kalian.
- Kalo dia pulang, sisihkan waktu dan temui dia. Sekalian buat ngobatin rasa kangen…
- Sisihkan uang saku dan tabung, supaya kamu punya modal buat telpon dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar