Selamat Datang...

Selamat datang di blog ini. Blog ini dibuat dengan tujuan menjadi sebuah media komunikasi pelayanan kaum muda. Karena itu, setiap topik yang dibahas sangat akrab dan (diharapkan) mampu memberikan jawaban bagi pergumulan-pergumulan kaum muda masa kini. Harapan kami, Anda memperoleh berkat...GBU

Jumat, 26 Oktober 2007

Broken Heart...


Friends, baru - baru ini saya dicurhatin sama teman dekat tentang "permasalahan internasional "yang umumnya dialami oleh setiap pasangan yang sedang dalam tahap pacaran. Alurnya cukup klasik : Ada masalah, beda pendapat dan adu argumen... n finally they have decided to break it off.. Hmm, gak gampang buat langsung bisa tegar dan sembuh dari kejadian semacam ini. Apalagi nie, kalau masih ada slogan yang santer terdengar semacam " i still love him/ her"

Kalau sudah begini, kadang kita akan larut dalam kesedihan. Wajar banget lah, friends.. Masalahnya kadang kita akan terjerumus ke dalam self-pitty yang guedhe punya... Ada macam - macam reaksi yang ditampakkan pasca kehilangan orang yang kita cintai. Salah satunya, dengan bentuk protes dan bertanya sama Tuhan "kog gini sih, Tuhan? " Lebih lanjut lagi, kadang protes itu jadi gak ada juntrungannya nie. Maksudna, tanpa sadar kita akan langsung memberikan judgement kalau Tuhan itu gak sayang sama kita, atau bahkan kita berpikir bahwa Tuhan sengaja membuat hidup kita porak poranda!

Salah besar kalau kita berpendapat seperti itu, friends!!! Tuhan jelas tidak mungkin menghancurkan sesuatu yang Ia ciptakan sesuai dengan citra-Nya. Rancangan Tuhan jelas mutlak adalah rancangan yang penuh damai sejahtera. Yuk mari kita lihat sama- sama, kenapa Tuhan mengizinkan semua itu terjadi, ya???

Pertama, Tuhan tidak pernah menghancurkan (baca deh Yeremia 29:11). Ia hanya mereparasi bagian - bagian dalam kehidupan kita yang dianggap masih bisa di upgrade lagi. Yah, namanya direparasi itu ya jauh dari zona nyaman kita! Sakit banget, tapi inilah hidup! Setiap kita dilahirkan menjadi seorang pemenang. Dan pemenang itu harus tahan uji.Kalau sudah sampai tahap finishing touch, baru kita bisa melihat dan memandang semua hal yang ada di belakang dengan penuh senyum.

Kedua, kita diijinkan kehilangan orang yang dicintai dengan maksud agar kita berlatih untuk selalu memegang tangan Tuhan! (Yeremia 17:5-8) Kalau tangan kita "penuh" dengan banyak hal yang kita genggam , kadang kita sering melupakan bahwa tangan Tuhan selalu menunggu, terulur penuh kasih. Kehilangan orang yang dicintai bisa menjadi momen titik balik bagi setiap kita untuk bisa mengevaluasi, sudahkah kita senantiasa mengandalkan Tuhan dalam segala perkara? Percaya deh, di setiap kerugian besar pasti terselip suatu keuntungan (Kejadian 50:20). Alangkah indahnya ketika kita bisa lebih merasakan intimacy dengan Bapa kita di surga.

Ketiga, Tuhan bermaksud menjadikan kita sebagai saluran berkat-Nya. Tunggu... ga salah, nie? Benar banget, friends!! Sangat memungkinkan bagi kita untuk bisa menjadi saluran berkat buat orang yang mengalami kasus serupa. ASALKAN kita bisa cepat bangkit dari keterpurukan kita. Kalau kita capek, sah - sah aja kalau kita jongkok. Tapi jangan kelamaan, friends! Ntar kalau pas kita berdiri lagi, otomatis kaki kita akan terasa berat dan "geringgingan" (bahasa jawa). Dan satu hal yang harus kita ingat, di saat kita ada di dalam titik terendah kehidupan kita, kita gak sendirian. Allah ikut menangis bersama kita ketika kita menangis. Allah yang kita miliki adalah Allah yang bisa merasakan kelemahan kita! Bersyukurlah buat hal itu.

Akhir kata, come on, friends.. Wake up and find your happiness!! jelas kita gak mampu kalau berjalan sendiri, tapi bersyukurlah karena Yesus sudah membuka jalan bagi setiap kita. Kita tinggal mengikuti saja, dan kalau pun kita jatuh, kita tidak akan dibiarkan sampai tergeletak. Akan ada pelangi yang muncul setelah hujan badai. Apa lagi yang kurang, friends? Ada Tuhan dalam kehidupan kita sudah lebih dari cukup.. GBU all (Jez)

Tidak ada komentar: