
Dibaca : duit now or duit latter. Karena aku kerja dari pagi ampe malem, dan pembimbingku tahu kalau aku suka menunda-nunda pekerjaan, maka tiap kali aku bilang ke beliau “Do It Now Or Do It Latter ku belum jadi kak.” Beliau selalu menyindirku dengan kata-kata “Duit aja yang ada di pikiranmu, gak sekarang gak nanti, duit terus yang kamu pikirin.” (hehehe…)
Ku pikir kata-kata beliau ada benarnya juga, yang aku pikirin cuma nungguin akhir bulan, gajian, dapet duit dan akhir-akhirnya ke bank ditabung. Sering kali kita hanya memikirkan hak kita tetapi menunda-nunda kewajiban kita.
Dalam masalah mengerjakan sesuatu, aku yang paling suka menunda-nunda dibanding teman-teman sepelayananku, dan yang gak kalah gawatnya aku juga yang paling pelupa diantara kami.
Aku rasa nggak cuma aku yang suka menunda-nunda pekerjaan, banyak diantara temen-temen mungkin juga mempunyai kebiasaan yang sama denganku, Cuma bedanya mungkin aku yang paling parah diantara kalian (hehehe…)
Apa temen-temen tahu, bahwa ada 1 hal yang Tuhan berikan kepada setiap orang sama banyaknya? Gak pandang usia, kaya atau miskin, jabatan, dll. Apakah itu? Jawabnya adalah WAKTU. Tuhan berikan waktu yang sama kepada setiap kita. 24 jam dalam setiap harinya, 60 menit per jam dan 60 detik per menit. Dalam hal ini Tuhan sangat adil dan nggak ada yang diberi lebih atau kurang dari takaran itu. Satu detik kalian membuang waktu kalian dengan sia-sia, sama saja kalian sudah menunda perkerjaan kalian yang dapat membuahkan manfaat yang sangat berharga.
Pengalamanku waktu kemarin liburan, aku punya setumpuk kertas yang harus aku koreksi, dan aku sudah menentukan date line pada diriku sendiri, tapi karena ketidakdisiplinanku pada diriku sendiri, akhirnya liburan 1 minggu telah usai, tetapi koreksianku masih saja belum selesai, karena saat liburan aku hanya isi dengan bersantai-santai ria. Dan akibatnya, saat masuk sekolah, semua murid-muridku bertanya “ Lao shi ulangannya kok belum dibagi?” Malunya diriku saat muridku menanyakan hal itu, karena sudah 2 minggu kertas-kertas ulangan itu ada di tanganku.Oleh karena itu teman-teman, gunakanlah waktumu seefektif mungkin, jangan pelihara kebiasaan buruk kita yang suka menunda-nunda pekerjaan, Karena jika kita menunda-nunda pekerjaan, maka kitalah yang akan rugi, pekerjaan menjadi semakin menumpuk dan semakin lelah juga kita dengan semakin banyaknya pekerjaan kita. (Ren)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar